Yang saya tidak sukai dari buku-buku mengenai Islam adalah penulisnya tidak jelas. Banyak penulis menggunakan nama pena atau sejak tahun 1990-an disebut dengan nama hijrah. Maksudnya, nama aslinya diubah sehingga memiliki nama berbau negara-negara Timur Tengah. Termasuk salah satunya penulis buku ini.
Nama penulis jelas merupakan satu hal penting ketika kita memilih suatu buku yang akan kita baca. Ketika saya buka bagian 'Tentang Penulis' di halaman belakang, tidak ada penjelasan yang jelas mengenai penulisnya, dmeikian juga foto penulis. Saya tidak tahu apakah Muhammad Abu Ezza ini adalah orang Indonesia atau orang dari negara mana. Ada banyak contoh kasus Indonesia, bisa jadi penulis buku ini adalah orang Indonesia atau bisa jadi juga penulis buku ini dari negara lain dan mengambil contoh Indonesia, karena dari internet pun banyak berita tentang Indonesia.
Kekurangan kedua adalah tidak ada alamat penerbitnya bahkan tidak ada PO BOX-nya. Sungguh mengherankan, karena buku ini dijual di Gramedia. Berarti Gramedia tidak menyeleksi dengan ketat buku yang dijual di tokonya, atau Gramedia hanya mengacu pada trend saja yaitu trend buku Islam tanpa memperhatikan kelengkapan konten sebuah buku. Memang bukan kewenangan Gramedia menyeleksi buku yang akan dijualnya. Tetapi, melihat penulis lama di Beirut, saya agak khawatir dengan konten isi buku ini. Ketiga, buku ini tidak memiliki daftar referensi atau bibliografi. Dengan demikian, sebagus apapun penulisan buku ini dan sebetapa hebat dan lengkapnya data dalam buku ini, buku ini tidak bisa dijadikan referensi, apalagi menjadi referensi untuk penulisan karya ilmiah.

Dimulai dari Kata Pengantar, terlihat jelas bahwa penulis ini anti Illuminati dengan langsung menuduh bahwa Illuminati adalah kelompok pemuja setan dan berkaitan langsung dengan sejumlah ordo dan kelompok Yahudi. Logikanya, jika kelompok Illuminati adalah kelompok pemuja setan, kenapa banyak ilmuwan menjadi anggota Illuminati demikian juga dengan banyak keluarga berpengaruh di Amerika dan dunia. Seharusnya penulis menyertakan referensi ataupun footnote yang mengatakan bahwa kelompok Illuminati adalah kelompok pemuja setan. Atau, jangan-jangan tuduhan dalam buku ini adalah sebagai balasan atas novel-novel Dan Brown yang bertemakan kelompok Illuminati dan keluarga-keluarga kaya di Amerika Serikat. Dengan menuduh para ilmuwan sebagai pemuja setan, tak ubahnya menuduh bahwa ilmu pengetahuan yang di-'temu'-kan dan disebarluaskan adalah ilmu setan. Ini ciri khas pemikiran Abad Pertengahan.
Masih di Kata Pengantar, ada beberapa fakta yang cukup penting tetapi lagi-lagi tidak memiliki referensi. Misalnya, bahwa penguasa Arab Saudi berdarah Yahudi. Ada kesimpulan yang cukup menggelikan yaitu bahwa sekte Wahabisme dijadikan "kuda tunggangan" dan dipolitisir oleh penguasa Arab Saudi. Siapapun yang memiliki pengetahuan sejarah Timur Tengah mengetahui bahwa keluarga Wahab dan keluarga Saudi bekerja sama ketika mulai mendirikan kerajaan Arab Saudi dan mereka menikmati kerja sama tersebut hingga hari ini.
Penyusun mengatakan bahwa sekte Wahabisme adalah sekte yang tulus mengembalikan umat muslim ke jalan Allah. Sejarah Arab membuktikan banyaknya orang yang mati karena penegakan sekte Wahabi ini, karena sekte Wahabi menghalalkan berbagai cara agar orang mengikuti pahamnya atau mati. Padahal Islam memiliki banyak tafsir di berbagai negara atau orang di berbagai negara beragama Islam tetapi menyelaraskan dengan budaya di negaranya. Sebagaimana kata Nabi Muhammad SAW bahwa, "perbedaan di antara umatku adalah rahmat." Tetapi di bab I juga si penulis mengakui keanehan dari sekte Wahabi yang membantai rakyat di Arab yang tidak mengikuti sekte tersebut.
Daftar Isi buku ini cukup lengkap dan komprehensif
Bab 1: Wahabi dan Zionis
Di sini enulis mencoba menjelaskan keterkaitan antara sekte Wahabi dan Zionis
Bab 2: Ada apa antara Yahudi dan Saudi?
Di sini penulis menjelaskan hubungan antara Yahudi dan Arab Saudi
Bab 3: Simbol-simbol Yahudi di Kota Suci
Jenis-jenis bangunan baru yang ada di Mekkah dengan menggusur bangunan lama termasuk peninggalan Nabi dan sahabat Nabi
Bab 4: Illuminati
Sejarah berdirinya Illuminati
Bab 5: Symbol
Simbol-simbol Illuminati di berbagai negara dan maknanya
Bab 6: Kaballah
Menjelaskan kelompok Kaballah yang merupakan kelompok semacam Illuminati di wilayah Timur Tengah
Bab 7: Jaringan
Jaringan Illuminati - Freemansory - Zionis
Bab 8: Bloodlines
Jaringan keluarga besar dan terkemuka di Amerika Serikat yang ditengarai adalah kelompok Illuminati
Sebagai bahan bacaan, buku ini bagus dan penting untuk dibaca. Tetapi, pembaca hendaknya memiliki keluasan pandangan berpikir dan membaca buku-buku lain yang terkait dengan Illuminati maupun lembaga-lembaga lain yang dicantumkan dalam buku ini.
Catatan: Buku ini saya beli pada hari Kamis, 20 Mei 2014 di Gramedia Citraland.